Ngopi Bareng Rektor UNM bersama Seniman Sulsel, Prof. Karta: Komitmen Kembangkan Seni Budaya di Sulsel

Ngopi Bareng Rektor UNM bersama Seniman Sulsel, Prof. Karta: Komitmen Kembangkan Dunia Seni Budaya di Sulsel

PUSTAKAWANMENULIS.COM - Ngopi Bareng Rektor UNM bersama Seniman Sulsel, Prof. Karta: Komitmen Kembangkan Dunia Seni Budaya di Sulsel.

Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Karta Jayadi, M.Sn mengadakan Ngopi Bareng bersama para seniman Sulawesi Selatan di di Balla DKSS, Sao Panrita Center UNM, jalan Malengkeri Raya No. 12, 8 Maret 2025. Acara yang juga turut diinisiasi Dewan Kesenian Sulawesi Sulawesi Selatan ini dihadiri oleh sekitar 50-an seniman dan budayawan.  

Dalam Ngopi Bareng Rektor UNM yang berlangsung hingga tengah malam ini, para seniman yang hadir antara lain, Ketua DKSS yang juga Wakil Rektor III UNM,  Yudhistira Sukatanya, Mahrus Andis, Asia Ramli Prapanca, Chaeruddin Hakim, Muh. Hasymi dan Idwar Anwar.

Perkembangan kesenian dan kebudayaan di Sulawesi Selatan menjadi salah satu pembicaraan hangat disela-sela keriangan silaturahmi seniman dan budayawan dalam bulan ramadhan 1446 H ini.   

Menurut Prof. Jayadi, kondisi kesenian dan kebudayaan di Sulawesi Selatan saat ini perlu mendapat perhatian lebih, di tengah-tengah arus informasi yang semakin deras. UNM sebagai institusi pendidikan yang banyak mengelola bidang-bidang kesenian, tentunya harus lebih terbuka dalam berkontribusi positif, khususnya dalam pendidikan seni dan budaya. 

"Sebagai institusi pendidikan yang banyak mengelola cabang-cabang kesenian, UNM harus hadir dan berkontribusi positif dalam proses perkembangan kesenian, khususnya di Sulawesi Selatan. Terlebih, sebagai bagian dari seniman, saya tentu harus pula hadir memberikan dukungan yang positif bagi pembinaan dan pengembangan kesenian dan kebudayaan di Sulawesi Selatan," tegasnya.

Prof. Karta juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru-guru yang dihasilkan oleh UNM tentunya harus terus ditingkatkan, sebagai salah satu upaya UNM dalam berkontribusi dalam pembinaan dan pengembangan kesenian, khususnya di Sulawesi Selatan.    

Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor III UNM yang juga ketua DKSS, Dr. Arifin Manggau, S. Pd., M. Pd., bahwa perkembangan kesenian di Sulawesi Selatan harus mendapat perhatian dan dukungan yang baik, utamanya dari pemerintah. 

"Karena itu, keberadaan DKSS yang baru saja dihidupkan kembali dari 'mati surinya' akan siap memberikan pemikiran dan mendukung program-program pemerintah dalam hal pembinaan dan pengembangan kesenian di Sulawesi Selatan," ungkap Arifin.

Iping, demikian sapaan akreb Arifin Manggau, pun menegaskan, keberadaan DKSS saat ini merupakan upaya para seniman Sulawesi Selatan untuk berperan penting dalam kehidupan berkesenian di Sulawesi Selatan. 

"Setelah sekian lama vakum, para seniman resah sebab DKSS yang seharusnya hadir dan berperan penting dalam perkembangan kesenian di Sulawesi Selatan," terangnya.  

Acara Ngopi Bareng Rektor ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Fauzi Wawo dan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Mota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin (Noval). 

Dalam sambutannya, keduanya berkomitmen untuk mendukung dan membuka ruang seluas-luasnya bagi para seniman yang berkreatifitas dan membangun kemitraan dengan pemerintah, baik di Kota Makassar maupun Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya dalam mempersiapkan regulasi. 

Selain itu, Novel juga kembali menegaskan upaya yang telah dilakukan bersama para seniman dalam menyusun pokok-pokok pikiran tentang kesenian dan kebudayaan yang rencananya akan dimasukkan dalam RPJMD Kota Makassar. (ed)